KEMBALI KE BLOG
ARTIKEL 03

Kearifan dari Tiongkok

8 Februari 2019 | Tadi

Peradaban Tiongkok adalah salah satu kebudayaan berkelanjutan tertua di dunia, dengan sejarah lebih dari 5.000 tahun. Tidak heran jika kearifan Tiongkok kuno masih relevan hingga kini. Anda mungkin pernah membaca kutipan Konfusius atau Seni Perang karya Sun Tzu. Sastra Tiongkok kuno merupakan sumber kebijaksanaan yang terlihat jelas dalam peribahasa (諺語 yànyŭ) dan idiom (成語 chéngyŭ). Keduanya memberi gambaran tentang cara berpikir masyarakat Tiongkok dan pengaruhnya dalam kehidupan sehari-hari.

Sampul artikel Kearifan dari Tiongkok

Belajar sambil melakukan

Ilustrasi peribahasa Tiongkok tentang belajar melalui praktik

Dú wàn juǎn shū bùrú xíng wànlǐ lù — membaca sepuluh ribu buku tidak sebaik menempuh sepuluh ribu mil. Dalam masyarakat Tiongkok, pengetahuan praktis sangat dihargai. Karena itu, belajar melalui pengalaman menjadi nilai umum di banyak perusahaan dan lembaga pendidikan. Pengetahuan teori memang penting, tetapi menerapkannya di dunia nyata lebih baik. Peribahasa ini juga menumbuhkan semangat menjelajah: dunia adalah sebuah buku, dan mereka yang tidak bepergian hanya membaca satu halaman.

hǎoshìduōmó 好事多磨 — hal baik sering melalui banyak rintangan. Secara bebas, peribahasa ini berarti bahwa sesuatu yang berharga membutuhkan usaha dan kerja keras. Kesulitan adalah bagian dari perjalanan hidup. Alih-alih membuat kita menyerah, tantangan seharusnya menjadi motivasi untuk meraih impian.

Ketekunan

Ilustrasi peribahasa Tiongkok tentang ketekunan

hǎoshìduōmó 好事多磨 — hal baik sering melalui banyak rintangan. Secara bebas, peribahasa ini berarti bahwa sesuatu yang berharga membutuhkan usaha dan kerja keras. Kesulitan adalah bagian dari perjalanan hidup. Alih-alih membuat kita menyerah, tantangan seharusnya menjadi motivasi untuk meraih impian.

Peribahasa Tiongkok tentang mengatasi kegagalan

Membangun karakter

Ilustrasi peribahasa Tiongkok tentang membangun kebiasaan baik

小洞不补,大洞吃苦 — lubang kecil yang tidak segera ditambal akan menjadi lubang besar yang lebih sulit diperbaiki (xiǎo dòng bù bǔ, dà dòng chī kǔ). Peribahasa ini mengingatkan kita untuk memperbaiki kesalahan sejak awal dan membangun kebiasaan baik. Jangan biarkan tindakan buruk menjadi kebiasaan. Mulailah berubah hari ini.